Citrafm – SUMSEL : H Alex Noerdin, mengaku tidak terlibat dalam kasus korupsi pembangunan wisma atlet untuk SEA Games XXVI yang akan digelar di Kota Palembang pada November mendatang.
Hal itu dia tegaskan saat menghadiri peringatan hari jadi Kota Lubuklinggau ke 10, di Gedung Kesenian daerah itu, Senin (17/10). “Saya tidak pernah kenal, bertemu, dan menerima apapun yang berkaitan dengan pembangunan wisma atlet SEA Games, seperti yang diberitakan berbagai media massa, saya menerima 2,5 persen,” katanya.
Pemberitaan kasus korupsi pembangunan wisma atlet SEA Games yang saat ini kasusnya dalam penanganan KPK, tidak mengganggu dirinya untuk memfokuskan diri untuk melaksanakan event olahraga kawasan Asia Tenggara tersebut.
Selain mencuatnya pemberitaan kasus korupsi, tambah dia beberapa pihak meragukan kesiapan Provinsi Sumsel untuk menyelenggarakan SEA Games XXVI ini. Pada hal Provinsi Sumsel baru menerima surat keputusan Presiden SBY sebagai daerah penyelenggara, pada oktober 2010.
Dengan waktu yang relatif singkat ini Pemprov Sumsel menyulap kawasan rawa-rawa Jakabaring seluas 325 hektare menjadi venue 24 cabang olahraga yang akan dilangsungkan di daerah itu dengan anggaran mencapai Rp2,2 triliun yang diantaranya Rp1,6 triliun berasal dari pihak ketiga dan selebih dari APBN serta APBD Sumsel.
Pembangunan sarana dan prasarana olahraga SEA Games ini, semuanya bertaraf internasional dengan menggunakan stainless steel sehingga menjadi kolam renangnya terbaik kedua di Asia setelah Olimpik Stadium Bejing, China. Sedangkan penghitung waktu renang, memakai Omega, Swiss.
“Kontrak kerja sama sudah ditandatangani Gubernur Sumsel dan CEO Omega, disaksikan Presiden Republik Indonesia di Jenewa, Swiss,” katanya. (Lensanews.com – Bepe)




