Pertumbuhan industri makanan dan minuman (mamin) yang menanjak tajam tidak diimbangi oleh kesiapan sektor permesinan dan bahan baku lokal. Hal ini justru bisa menjadi bumerang mengancam untuk menggerus devisa karena selama ini bahan baku dan mesin masih didominasi impor. Sektor industri makanan dan minuman (mamin) menjadi sektor yang memiliki performa luar biasa meski dihajar krisis. Pertumbuhan industri ini menunjukan pertumbuhan hingga 2 digit per tahun. Menurut Dirjen Industri Agro dan Kimia Kementerian Perindustrian Benny Wahyudi, Pemerintah berjanji untuk mengurangi ketergantungan impor bahan baku dan mesin dengan mendorong komponen lokal.




