Lima orang yang melakukan aksi tanam diri, karna menolak penjualan aset tanah negara kepada pihak asing, kelima orang yang melakukan aksi tanam diri tersebut dimulai dari pukul 10:00 diarea parkir gedung dewan pimpinan pusat PDI perjuangan,
Kelima orang yang mengatasnamakan benteng demokrasi rakyat yang mengubur dirinya tersebut, namun sekitar satu jam, aksi kubur diri itu berlangsung seorang di antara mereka terlihat tidak sadarkan diri, kemudian diangkat oleh rekannya dari liang tanah.
Tidak lama kemudian orang tersebut menggerang dan kesurupan, begitu pula bergantian salah satu temannya kembali pingsan, dan di ikuti rekannya yang lain yang berteriak-teriak minta di angkta dari liat tanah tersebut, hingga 2 jam berlangsung aksi tanam badan itu.
Menurut slah seorang, aksi tanam tersebut adalah guna menentang pemerintah yang kerap menjual tanah rakyat dan menjual aset negara kepada pihak asing, seperti TRIPORT, EXON, MOBIL dan KALTEX, Aktifis bendera akan berencana melakukan aksi serupa jika pemerintah tidak merespon tuntutan mereka.





